Di pedalaman Brasil tahun 1821, Antonio, seorang pedagang budak, pulang ke rumahnya hanya untuk menemukan istrinya telah meninggal. Terjebak dalam kesepian, ia menikahi keponakan almarhumah yang masih belia, lalu pergi lagi, meninggalkannya di tengah ketegangan rasial dan kekerasan yang tak terelakkan. Bisik-bisik dendam dan tragedi mengintai di balik dinding rumah megah itu—sebuah cermin kelam dari masa lalu yang masih menghantui.