Di sekolah untuk tunarungu, Chang Cheng berpikir akan menemukan kedamaian, tapi yang ia temukan justru teror tak terduga. Saat menyaksikan "permainan" kejam di bus sekolah—dipimpin oleh Xiao Guang yang bertingkah seperti raja—ia terperangkap antara membongkar kebenaran atau ikut diam. Ketika gadis yang disukainya, Bei Bei, menjadi korban, batas antara pelaku dan korban pun kabur. Sebuah drama menggugah tentang keberanian melawan ketidakadilan di dunia yang seharusnya melindungi mereka.