Seorang tunawisma tersambar petir dan bangkit dengan kecerdasan luar biasa—serta kemampuan melihat entitas jahat di sekelilingnya. Namun, semakin ia tahu, semakin ia terjebak dalam teror tak berujung. Apakah ini anugerah atau kutukan? Satu hal pasti: ia tak bisa lagi memalingkan mata.