Appu, siswi kelas 10, menyerah pada mimpinya menjadi dokter karena yakin hanya anak orang kaya yang bisa sukses. Ibunya, seorang pembantu, berjuang keras menyekolahkannya, bahkan memaksanya ikut les matematika. Namun, Appu tetap tak percaya diri, yakin nasibnya akan sama seperti ibunya. Segalanya berubah ketika sang ibu mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya sendiri. Bisakah Appu melihat kembali arti perjuangan dan mimpi?