Seorang jenius matematika dari keluarga sederhana bertekad membuktikan bahwa bakat bukanlah hak eksklusif orang kaya. Dengan program "Super 30", ia melatih 30 siswa berbakat dari kalangan kurang mampu untuk bersaing di ujian masuk IIT—gerbang menuju kesuksesan. Tantangan datang dari segala penjuru, mulai dari tekanan finansial hingga intimidasi pihak yang tak ingin melihatnya berhasil. Namun, tekadnya tak goyah: ia yakin setiap anak berhak meraih mimpi mereka.