Ketika invasi rumah berubah menjadi baku tembak berdarah, sepasang buronan kacau berlindung di rumah seorang ibu tunggal. Waktu mereka menipis saat mereka menunggu sopir pelarian mereka—seorang wanita hamil yang tangguh—untuk merancang pelarian terakhir sebelum gajian besar. Ketegangan memuncak saat bahaya mengintai di setiap sudut, dan kepercayaan menjadi barang mewah. Siapakah yang akan bertahan?