Di Alexandria abad ke-4, Hypatia—ilmuwan jenius—berjuang mempertahankan pengetahuan di tengah konflik agama yang memecah kota. Dikepung oleh fanatisme Kristen, cinta tak terbalas dari muridnya, dan pengkhianatan mantan budaknya, ia harus memilih antara kebenaran sains atau keselamatannya. Ketika api kekerasan menyala, akankah cahaya pemikiran Hypatia bertahan... atau padam selamanya?