Di hari yang sama ketika pembunuhan berdarah Manson mengguncang Los Angeles, seorang mantan seminaris tiba dengan tato wajah bintang Hollywood di kepalanya. Terobsesi dengan dunia film, ia terseret dalam pusaran kegilaan industri hiburan, di mana mimpi dan kenyataan bertabrakan. Siapakah dia sebenarnya—pengamat atau bagian dari pertunjukan?