Di Ukraina 1941, tiga anak berbakat musik—dua Yahudi dan satu Jerman—bersahabat erat, melampaui batas agama dan kebangsaan. Namun, invasi Nazi menghancurkan dunia mereka, memaksa mereka menghadapi kekejaman perang. Bisakah musik menyelamatkan jiwa mereka, atau justru menjadi pengingat pahit akan kemanusiaan yang hilang?