Terperangkap dalam masa lalu kelam dan emosi yang meledak-ledak, seorang pemuda berbakat ditempa oleh seorang konselor yang melihat potensi tersembunyi dalam dirinya: menulis. Namun, bakat itu bisa menjadi pedang bermata dua—jalan menuju penebusan atau kehancuran. Di tengah gejolak hati dan konflik batin, apakah ia akan menemukan cahaya atau justru terjerumus lebih dalam?