Wallace, putus asa akan cinta, bersumpah untuk berhenti dari hubungan romantis—sampai dia bertemu Chantry, animator yang sudah punya pacar. Persahabatan mereka penuh canda, chemistry tak terbantahkan, dan pertanyaan yang menggantung: jodohmu ternyata sahabatmu sendiri? Dengan soundtrack indie yang menghanyutkan, film ini mengajak kita menertawakan sekaligus merasakan getirnya cinta yang hampir sempurna.