Seorang mantan pasukan khusus yang kini bekerja sebagai penjaga keamanan membawa dua anaknya ke arena basket—hari yang seharusnya biasa berubah jadi mimpi buruk ketika 8 teroris menyandera gubernur, walikota, dan ribuan penonton. Dengan keterampilan tempurnya dan naluri ayah yang membara, ia harus berpacu melawan waktu untuk menyelamatkan anak-anaknya dan semua orang, dalam aksi berdarah yang penuh ketegangan. Siapakah yang akan bertahan?