Wei Jie, anak nelayan dari Penang, ingin membuktikan diri kepada keluarga kaya calon istrinya, Tina, dengan menggelar pernikahan mewah. Namun, biaya tradisi pernikahan dan birokrasi merah menghancurkannya secara finansial. Terjebak antara gengsi dan kenyataan, ia bahkan tergoda berjudi demi menutupi kerugian—dan hasilnya malah lebih buruk. Dengan humor yang menggelitik, film ini mengajak kita melihat betapa kacau persiapan pernikahan bisa jadi.