Dalam pengadilan Inquisisi yang kejam, Giovanna d’Arco menghadapi tuduhan bidah dengan keteguhan hati seorang suci. Meski seorang biarawan yakin ia diutus Tuhan, tentara menyeretnya ke ruang penyiksaan. Di tengah keputusasaan, bayangan salib memberinya penghiburan. Dituduh sebagai anak iblis, Giovanna menolak mengingkari imannya—bahkan di depan roda penyiksaan yang membuatnya pingsan. Saat ajal mendekat, ia meminta dimakamkan di tanah suci, tetapi nasib berkata lain: ia dibakar di tiang, sementara para wanita berduka menyaksikan kemartirannya. Siapakah yang benar-benar suci, dan siapa yang berdosa?