Di New York akhir tahun 90-an, seorang penulis muda bercita-cita tinggi bekerja di agensi sastra milik J.D. Salinger. Terjebak antara tumpukan surat penggemar dan bosnya yang eksentrik, ia berjuang menemukan suaranya sendiri di tengah dunia sastra yang keras. Dengan nuansa nostalgia dan soundtrack yang menggugah, film ini menghadirkan perjalanan inspiratif tentang menemukan jati diri di antara kata-kata dan mimpi.