Di Prancis abad ke-18, seorang gadis dipaksa mengucapkan sumpah suci sebagai biarawan, meski hatinya menolak. Di balik tembok biara, ia menghadapi tiga pemimpin yang masing-masing membawa penderitaan berbeda—kasih sayang yang palsu, penyiksaan keji, dan hasrat terlarang. Ketika kebenaran dan imannya diuji, benarkah kesucian akan membebaskannya, atau justru menjerumuskannya ke dalam kehancuran?