Huzur Biswamghar Roy, tuan tanah kaya, menghabiskan hartanya untuk konser megah di ruang musiknya—sampai sungai menghancurkan tanahnya dan tragedi merenggut keluarganya. Tahun-tahun kemudian, dia membuka kembali ruang itu untuk satu konser terakhir, bukan demi seni, tapi demi balas dendam. Akankah kemegahan ini menjadi mahakaryanya... atau kehancurannya?