Anders Harris meninggalkan kehidupan mewah dan pernikahannya, berharap menemukan kebebasan. Tapi yang ia temukan justru kekosongan—rak tanpa hiasan, malam dengan orang asing, dan rasa bersalah yang menggerogoti. Ketika persahabatannya dengan remaja pecandu narkoba membawanya ke jurang kehancuran, ia harus memilih: tetap tenggelam dalam penyesalan atau memperbaiki segalanya sebelum terlambat.