Setelah 14 tahun dipenjara karena keterlibatan dengan I.R.A., Danny Flynn kembali ke Belfast dengan tekad untuk meninggalkan kekerasan politik. Ia membuka klub tinju yang menerima siapa saja—Katolik maupun Protestan—tetapi keputusannya memicu kemarahan mantan rekannya. Di tengah konflik, ia berusaha memulihkan hubungan dengan Maggie, cinta masa lalunya yang kini sudah menikah. Dengan pertarungan fisik dan emosional yang intens, serta soundtrack mengharukan "Let Me Down Easy," film ini adalah kisah tentang penebusan, cinta, dan perjuangan melawan lingkaran kekerasan.