Martin, seorang tunanetra, memotret dunia sebagai "bukti" bahwa realitas memang seperti yang orang gambarkan. Tapi ketika ia bersitegang dengan Celia, asistennya yang suka mengacak rumah, dan Andy, teman yang ia percaya, garis antara kebenaran dan ilusi pun kabur. Komedi hit yang memukau ini mengajak kita mempertanyakan: bisakah kita benar-benar percaya pada apa yang tidak kita lihat?