Dua tentara Rusia, Sacha dan Vania, terjebak dalam cengkeraman pemberontak Muslim di Kaukasus yang kejam. Di balik permusuhan, tawanan dan penculiknya perlahan menemukan sisi manusiawi satu sama lain. Kisah Tolstoy ini mengukir tragedi perang yang menyentuh: ketika musuh menjadi cermin, dan perbedaan budaya tak lagi berarti. Siapakah yang sebenarnya terpenjara—fisik atau kebencian?