London, 1984: Joe, pemuda gay pemalu, terseret dalam gerakan solidaritas unik antara komunitas LGBTQ+ dan para penambang yang mogok melawan Thatcher. Dipimpin oleh karismatik Mark Ashton, mereka berangkat ke desa terpencil di Wales—tempat prasangka dan tawa bertabrakan. Dengan konser gemilang dan tarian flamboyan, mereka membuktikan bahwa perjuangan bersama lebih kuat. Kisah nyata ini tentang persahabatan, keberanian, dan bagaimana minoritas bisa mengubah sejarah.