Di tengah kekejaman Auschwitz, Fania Fenelon, seorang musisi Yahudi, bertahan hidup dengan memainkan musik untuk para Nazi. Namun, setiap nada yang ia mainkan mengikis harga dirinya perlahan. Bersama teman-temannya, ia berjuang melawan keputusasaan—bisakah seni menyelamatkan nyawa, atau justru menghancurkan jiwa mereka?