Bakat pianonya brilian, tapi tak cukup untuk mengalahkan kakaknya di akademi musik bergengsi. Dalam keputusasaan, ia membuat kesepakatan gelap dengan harga yang mengerikan: jiwa dan kemanusiaannya. Setiap not yang dimainkan kini bernuansa kematian, dan ambisinya berubah menjadi mimpi buruk yang tak bisa dibatalkan.