Akira, seorang janda yang berjuang, memutuskan memulai hidup baru bersama anak tirinya yang pra-remaja. Mereka melakukan perjalanan ke kampung halaman almarhum suaminya, di mana Akira bertemu dengan ayah mertuanya yang eksentrik. Meski awalnya canggung, ia memilih bertahan, mengikuti pelatihan, dan bekerja di perusahaan kereta api—tempat suaminya dulu bermimpi berkarya. Di tengah kesedihan dan harapan, Akira menemukan arti keluarga baru dalam perjalanan penuh kehangatan ini.