Di Edo abad ke-19, O-Ei hidup dalam bayangan ayahnya, seniman legendaris Hokusai. Meski berbakat, ia terus terbenam dalam dunia sang ayah yang egois dan obsesif. Melalui goresan kuas dan pergulatan batin, O-Ei mencari identitasnya sendiri di tengah hiruk-pikuk kehidupan seni. Akankah karyanya bersinar, atau selamanya tersembunyi di balik nama besar Hokusai?