Hidup Yukio Mishima, sastra legendaris Jepang, diurai dalam empat babak yang memadukan fiksi dan kenyataan. Tiga segmennya menghidupkan karyanya—, , dan —sementara bab terakhir mengisahkan hari terakhirnya pada 25 November 1970: sebuah aksi dramatis yang mengubah sejarah.