Mio kehilangan segalanya dalam banjir besar, termasuk sahabatnya, Noe. Tahun-tahun kemudian, ia menemukan pelipur lara dalam masakan, sementara Noe terjebak dalam kehidupan sebagai oiran. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali, bisakah cita rasa dan kenangan lama menyembuhkan luka yang tertinggal?