Saat kota terlelap, "Midnight Diner" justru hidup. Dengan menu sederhana—daging babi, miso soup, bir, dan sake—sang koki bersedia memasak apa pun selama bahannya ada. Di balik pintu kecilnya, cerita-cerita pilu, lucu, dan hangat terungkap dari para pelanggan yang mencari lebih dari sekadar makanan.