Di dunia yang hancur oleh wabah mematikan, Stanislas Merrick—mantan petinju yang kehilangan segalanya—hidup menyendiri di tepi danau, menanti ajal. Namun, kedatangan Esther, remaja pemberontak yang kabur dari kamp pengungsi, membangkitkan kembali alasan untuk bertahan. Bersama, mereka menghadapi bahaya dan menemukan harapan di tengah kehancuran.