Di tengah gemuruh kemerdekaan Singapura pada 1965, Zhao Di diusir dari rumah suaminya dan melahirkan bayi kembar—salah satunya dianggap pembawa sial. Dipaksa menyerahkan anaknya, ia berjuang membesarkan keluarga dengan tekad baja, dari kampung kumuh hingga apartemen modern. Kisah haru dan lucu ini menyoroti ketangguhan seorang ibu sekaligus pertumbuhan sebuah bangsa. Akankah Zhao Di akhirnya menemukan kebahagiaan yang ia perjuangkan?