Polandia, 1983. Grzegorz Przemyk, putra aktivis oposisi, tewas setelah dipukuli polisi. Jurek Popiel, satu-satunya saksi, bertekad membongkar kebenaran—tapi rezim komunis takkan membiarkannya. Dihadapkan pada intimidasi, kebohongan, dan kekerasan, Jurek dan ibu Grzegorz berjuang melawan mesin propaganda negara. Ketika puluhan ribu orang turun ke jalan, pertarungan ini bukan lagi tentang satu kematian, tapi tentang keadilan yang harus ditegaskan, apa pun risikonya.