Di masa depan di mana manusia telah kehilangan kemampuan untuk bermimpi, Khalil adalah karyawan teladan di perusahaan yang memperjualbelikan fantasi. Namun, ketika mimpinya sendiri ditolak karena dianggap "terlalu liar", ia mulai mempertanyakan sistem yang membungkam kreativitas. Akankah ia menyerah—atau membangunkan dunia dari mimpi buruk mereka?