Hidup berubah drastis ketika si jenaka yang selalu jadi "pelawak pendamping" mendapati sahabatnya jatuh cinta—dan tiba-tiba ia jadi orang ketiga. Tanpa kendali, ia terlempar ke dunia dewasa yang kacau: dari kencan gagal hingga krisis identitas. Tapi di balik leluconnya, ada pertanyaan yang menggelitik: