Tamara, filsuf feminis dengan sikap sinis, tiba-tiba dihadapkan pada masa lalunya yang dianggapnya sudah terkubur. Dalam perjalanan penuh humor dan drama ini, ia dipaksa mempertanyakan segala hal: cinta, identitas, dan apakah masa lalu benar-benar bisa dilupakan. Kisah tentang kegetiran hidup yang dibungkus dengan kecerdasan dan kelucuan.