Edward, manusia setengah jadi dengan gunting sebagai tangan, hidup menyendiri di kastil gelap hingga ditemukan oleh Peg yang baik hati. Ia mencoba berasimilasi di lingkungan suburban yang penuh warna, tetapi ketidakbiasaan dan prasangka warga perlahan mengubah penerimaan menjadi ketakutan. Di tengah itu, cinta murni antara Edward dan Kim justru memicu konflik yang tak terhindarkan.