1. Seorang neurosaintis terobsesi dengan obat eksperimental yang diklaim mampu memperluas pikiran manusia, tetapi tanpa disadari, ia justru membangkitkan kekuatan gaib yang mematikan. Saat timnya mulai mengalami halusinasi mengerikan dan tubuh mereka direnggut satu per satu, ia harus bertarung melawan entitas tak kasatmata sebelum semuanya terlambat. Siapakah yang akan selamat ketika batas antara realitas dan mimpi buruk semakin kabur?