Aljazair, 1943. Saïd, Messaoud, dan Abdelkader—tiga pemuda Arab yang berbakti pada Prancis, tanah air mereka—rela berperang melawan Nazi. Di tengah medan perang yang brutal, mereka menghadapi ketidakadilan: pasukan Prancis mendapat makanan lebih enak, cuti, dan promosi. Saïd yang miskin menjadi ajudan sersan Martinez, Messaoud jatuh cinta pada wanita Prancis, sementara Abdelkader berjuang melawan diskriminasi. Dengan keberanian dan pengorbanan, mereka mempertanyakan janji "kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan". Akankah pengorbanan mereka diakui?