Abad ke-14, sekelompok Kesatria Templar pemuja setan dikutuk menjadi mayat hidup setelah dieksekusi warga. Berabad-abad kemudian, di masa pasca-apokaliptik, seorang ayah dan putrinya berjuang melawan para ksatria buta yang haus darah—serta sekte fanatik yang dipimpin pendeta gila. Teror kuno bangkit, dan tidak ada yang aman.