Januari 1942, di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, para petinggi Nazi berkumpul di sebuah vila dekat Berlin. Dipimpin oleh Jenderal SS Heydrich dan Letnan Kolonel Eichmann, pertemuan ini bertujuan merencanakan "evakuasi" orang Yahudi—istilah samar untuk pemusnahan massal. Namun, rencana mengerikan ini tak berjalan mulus ketika Kanselir Kritzinger dan sekelompok kecil penentang berusaha mengubah keputusan. Dalam ruangan penuh ketegangan, kata-kata bisa berarti hidup atau mati.