Bella, seorang pemalu yang bercita-cita menulis buku anak, terpaksa berteman dengan tetangganya yang pemarah: seorang duda kaya yang menyukai segala hal rapi. Di tengah taman yang berantakan dan hati yang terluka, keduanya menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan. Bisakah bunga-bunga dan kata-kata menyatukan dua jiwa yang bertolak belakang?