Perang melahap nyawa tanpa ampun, dan Kapten Guzidi dari Kompi Kesembilan tahu betul harga yang harus dibayar. Dalam Kampanye Huaihai tahun 1948, ia memimpin pasukannya bertahan hingga bunyi terompet mundur—namun, apakah panggilan itu benar-benar terdengar? Ketika seluruh kompi gugur sia-sia, Gu yang selamat terperangkap dalam rasa bersalah dan tekad membara untuk memulihkan kehormatan 46 prajuritnya. Ia bergabung dengan Tentara Pembebasan, naik pangkat dari bawah, dan berburu kebenaran di balik misteri bunyi terompet yang menghantui hidupnya. Sebuah epik perang penuh aksi dan drama yang menguji batas pengorbanan dan kesetiaan.