Di Tokyo tahun 1960-an, Takeshi Kitano muda memutuskan keluar dari sekolah demi mengejar mimpinya di dunia hiburan. Dibimbing oleh seorang penghibur legendaris, ia belajar keras siang dan malam—bahkan dalam tidurnya—untuk menguasai seni menghibur. Namun, ketika popularitas teater memudar digantikan televisi, Takeshi harus menemukan jati dirinya di tengah perubahan zaman yang tak terelakkan.