Di desa Lalgaon, dua gadis Dalit diculik dari bus sekolah. Ayan Ranjan, seorang perwira IPS, ditugaskan menyelidiki kasus ini dengan bantuan dua rekannya, Brahmdutt dan Jatav. Ayan segera menyadari bahwa diskriminasi kasta masih mengakar kuat di desa itu. Ketika teman lamanya, Satinder, bertingkah aneh dan menghilang, kasus ini semakin rumit. Mayat kedua gadis ditemukan tergantung di pohon, sementara satu lagi hilang—autopsi mengungkap mereka diperkosa berulang kali. Gaura, saudara salah satu korban, mengungkap bahwa pemilik mereka, Anshu, menampar mereka hanya karena meminta kenaikan upah tiga rupee. Ayan terkejut mengetahui kebenaran keji di balik kejahatan ini dan memutuskan untuk menempelkan salinan Pasal 15 Konstitusi India di kantor polisi, sebagai perlawanan. Siapkah Anda menyaksikan pertarungannya melawan sistem yang korup?