Mallory, seorang mahasiswi seni yang depresi dan kecanduan pil, terjebak di apartemennya sendiri ketika makhluk-makhluk jahat mulai menghantuinya. Apakah mereka nyata, atau hanya halusinasi dari pikirannya yang terguncang? Dengan luka di lutut dan pikiran yang semakin kacau, ia harus bertahan hingga fajar tiba—jika ia bisa membedakan mana kenyataan dan mana ilusi. Setiap suara, setiap bayangan, bisa menjadi ancaman terakhirnya. Siapakah yang akan menang: Mallory, atau kegelapan yang menggerogoti pikirannya?