Ketika teman dekatnya ditemukan tewas, seluruh komunitas menudingnya sebagai tersangka. Tanpa bukti atau alibi, ia terperangkap dalam pusaran prasangka dan rasa bersalah, sementara bayangan kematian itu terus menghantuinya. Apakah ia benar-benar tak bersalah, atau ada kebenaran mengerikan yang ia sembunyikan?