Malam pesta berubah menjadi mimpi buruk ketika Kamini terbangun di kantor lamanya—tanpa sehelai benang pun. Terkunci, sendirian, dan ditinggalkan oleh teman-temannya, ia harus mencari tahu siapa yang menjebaknya sambil bertahan dari rasa malu dan bahaya yang mengintai. Setiap detik adalah perlombaan melawan waktu sebelum rahasia gelapnya terungkap.