Nader dan Simin terlibat konflik sengit: Simin ingin hijrah demi masa depan anak mereka, sementara Nader menolak meninggalkan ayahnya yang sakit Alzheimer. Perceraian pun tak terhindarkan, tetapi pertengkaran mereka memicu rentetan tragedi yang melibatkan pengasuh anak, pengadilan, dan kebohongan yang merobek moral semua pihak. Di tengah tekanan sosial dan keluarga, bisakah mereka menemukan jalan keluar tanpa kehilangan segalanya?