Masa kecil Adas Miauczyński dipenuhi emosi yang tak terungkap—takut, marah, bahagia, hingga malu. Kini, sebagai dewasa, ia memutuskan kembali ke masa lalu untuk memahami perasaannya. Perjalanan absurd ini penuh dengan kejadian lucu, tetapi juga membawa refleksi mendalam: bisakah kita benar-benar menguasai emosi sebelum emosi menguasai kita?