Misi penyeludupan rudal di Afghanistan berubah jadi pengkhianatan saat Noah Brandt, spesialis Black Ops, kabur dengan chip navigasi. Luka parah, ia menemukan pos terdepan Inggris yang hanya dijaga dua tentara dan 400 peluru. Dengan musuh mendekat, pertempuran sengit pun dimulai—satu kesempatan untuk bertahan atau mati.